Memudahkan Pemeringkatan Atlet, Kejurprov Taekwondo Pelajar Jatim 2022 Terapkan Aplikasi TIIS

Agus Ismanto
.
Minggu, 18 September 2022 | 19:50 WIB
Kejuaraan Provinsi Taekwondo antar pelajar se Jawa Timur 2022 di Gresik menerapkan aplikasi Taekwondo Indonesia Integrated System (TIIS)

GRESIK, iNews.id -Kejuaraan Provinsi Taekwondo antar pelajar se Jawa Timur 2022 di Gresik menerapkan aplikasi  Taekwondo Indonesia Integrated System (TIIS) yang diluncurkan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). 

Ketua Pengprov Taekwondo Jawa Timur, M Yusron mengatakan penerapan  aplikasi TIIS efektif untuk memantau perkembangan pembinaan dan pengembangan serta manajemen tata kelola organisasi yang modern dari tingkat dojang (klub), tingkat pengurus provinsi dan tingkat nasional. 

“Alhamdulilah. Penerapapan aplikasi TIIS  mempermudah tim panitia, khususnya pengprov TI Jatim di kejuaraan Taekwondo antar pelajar se Jawa Timur tahun 2022 di Gresik,"ujarnya, Minggu (18/09/2022).

Dikatakanya, aplikasi ini juga berfungsi sebagai database keanggotaan taekwondo. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui sejauh mana populasi serta perkembangan taekwondo di Indonesia. 

"Paling penting, TIIS juga menjadi sarana untuk mengetahui daftar pemeringkatan atlet, dan sebagai layanan kebutuhan dalam pelaksanaan kejuaraan-kejuaraan taekwondo yang dilaksanakan baik dari level provinsi, nasional maupun internasional," ungkapnya.

Ketua Pelaksana Kejurprov Taekwondo Antar Pelajar Jawa Timur, dr Asluchul Alif mengungkapkan, kompetisi berlangsung selama 3 hari diikuti sebanyak 2.800 pelajaar dari 33 kabupatan/ kota di Jatim di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik. 

"Kejuaraan ini sangat luar biasa. Mempertandingkan dari tingkat SD hingga mahasiswa. Selamat bertanding tampilkan prestasi terbaikmu dan jaga sportivitAS,” paparnya. 

Pria yang akrab disapa dokter Alif ini menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya Kejurprov Taekwondo Antar  Pelajar di Jawa Timur 2022. 

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung demi suksesnya pelaksanaan kejuaraan ini," ungkapnya. 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani,menyampaikan Indonesia akan memasuki bonus demografi di mana jumlah usia produktif lebih besar dari pada jumlah usia nonproduktif.

“Kami melihat ini sangat luar biasa, bonus demografi yang disampaikan presiden terlihat jelas. Salah satunya dari turnamen antar pelajar ini,” ucap Bupati Gresik.

Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri menambahkan kejuaraan ini, menjadi ajang silaturahmi atlet dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Kejuaraan ini, diharapkan, melahirkan atlet muda berbakat, khususnya dari Gresik yang akan mengharumkan nama Indonesia di ajang berskala nasional hingga internasional. 

"Kita mencari bibit di Gresik lebih maju dan berprestasi," ucapnya.
 

Editor : Agus Ismanto
Bagikan Artikel Ini