Heboh. Warga Gosari Gresik Temukan Tungku Pembakaran Timbakar Era Majapahit

Agus Ismanto
.
Rabu, 21 September 2022 | 15:19 WIB
Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur meminta warga menghentikan aktivitasnya agar tidak merusak data untuk proses penelitian lebih lanjut.


GRESIK, iNews.id | Warga Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik  Menemukan situs purbakala Tungku pembakaran Tembikar era kerajaan Majapahit di kawasan Wisata Alam Gosari (Wagos).  

Situs purbakala yang baru ditemukan berupa tumpukkan bata merah dan struktur pahatan bata merah yang tertata rapi. Warga menduga situs purbakala tersebut peninggalan kerajaan Majapahit. "Sebelumnya, warga pernah menemukan  gerabah era Kerajaan Majapahit. Lokasinya, tidak jauh dari lokasi temuan situs yang baru," ujar Pengelola Wagos Misbahud Dawam.

Misbahud Dawam, mengungkapkan penemuan tersebut terjadi secara tidak  sengaja. Saat itu, dirinya bersama tim pengelola Wagos sedang membuat lahan untuk parkir untuk pengunjung wisata. 

“Saat meratakan tanah menggunakan bego, membentur tumpukan batu bata warna merah yang bentuknya berbeda dengan batu pada umumnya,” ucapnya,  Rabu (21/9/2022). 

Karena curiga, lanjutnya, tim pengelola wisata menghentikan penggunaan alat berat. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan bagian kebudayaan  cagar budaya Disparekrafbudpora. 

“Pihak cagar budaya Gresik menyuruh menghentikan aktivitas penggalian.Tim purbakala Jatim akan melakukan penggalian data dan penilitian lebih lanjut," terangnya.

Kini, di lokasi penemuan juga sudah diberikan garis police line. Hal tersebut agar benar-benar steril.Tidak terjamaah tangan jahil manusia. “Kami juga koordinasi dengan pihak Polsek setempat untuk mengamanakan. Agar keberdaan benda bisa diamankan,” papar Dawam.

Menurutnya,  batu bata yang ditemukan ini diduga ada keterkaitan dengan pabrik tembikar, atau gerabah yang tak jauh dari tempat penemuan situs tersebut.  “Mirip  batu era Majapahit yang ada di Mojokerto dan Jombang,”  tambahnya. 

Sementara itu, Kabid Kebudyaaan Mudi Rahayu, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya belum menerima laporan penemuan situs benda diduga cagar budaya (DCB). "Kami meminta warg menghentikan aktivitas untuk proses pendataan dan penelitian lebih lanjut," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya. 

Kendati demikian,lanjut Yayuk, penggalian harus mempertimbangkan anggaran yang ada. “Nanti kita cek ke lokasi penemuan dan juga melihat anggaran untuk ekskavasi,” ujarnya. 

Terpisah, Pegiat Sejarah dan Kebudayaan Gresik Kris Adji AW mengatakan penemuan situs benda purbakala itu ada di sisi utara jalan Desa Wagos. Sedangkan sisi selatan sudah ditemukan situs tungku pabrik gerabah atau tembikar era Majapahit. Dengan alat  teknologi tinggi yang memilik suhu  800 sampai 1000 derajat. 

“Dengan demikian, selaras dengan penelitian dari Arkeolog Nasional (Arkenas) pada tahun 2006. Bahwa tembikar dan pecahan gerabah yang menyebar di Wilayah Asia tenggara ini, merupakan buatan dari Gosari era  Majapahit. Bukan buatan Cina,” ucapnya. 
 

Editor : Agus Ismanto
Bagikan Artikel Ini