Atap Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik Roboh, Kayu Penyangga Lapuk Dimakan Usia

Agus Ismanto
.
Senin, 14 November 2022 | 01:07 WIB
Atap Pendopo di depa rumah dinas Bupati Gresik mendadak roboh, Minggu (13/11/2022)

GRESIK, iNews.id - Atap pendopo di depan rumah dinas bupati Gresik mendadak roboh, Minggu sore (13/11/2022).Peristiwa robohnya atap pendopo berukuran 7 meter X 8 meter viral, setelah seorang warga menguploadnya di media sosial.

Tidak ada korban dalam peristiwa ini, karena kondisi bangunan yang berlokasi di kawasan Alun Alun Gresik sedang tidak ada aktivitas berarti di hari libur.

Saksi mata di lokasi kejadian, Sokibul mengatakan tiba tiba mendengar suara 'Gerobyag' dari komplek rumah dinas bupati Gresik. "Saya kaget, karena tiba tiba saja roboh," ujar pedagang Pentol yang berjualan di sekitar Alun Alun Gresik.

Dikatakanya, peristiwa robohnya atap terjadi saat kondisi sedang hujan gerimis dan angin tidak terlalu kencang. Suasana di sekitarnya juga sedang lengang, karena sedang libur di hari Minggu."Kok bisa ya, tiba tiba saja roboh begitu saja," ujarnya penuh tanya.

Menurutnya, kondisi atap bangunan yang telah lapuk dimakan usia diduga menjadi penyebab robohnya atap pendopo. "Memang kondisi bangunan sudah keropos. Terlihat dari puing-puinga material yang telah lapuk," paparnya. 

Puluhan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik dan beberapa unsur terkait lain, lagsung diterjunkan membersihkan material ambrukan sekitar pukul 14.30 WIB.


Kepala Bagian Umum Pemkab Gresik, Setyo Hermawan membenarkan, beberapa bagian atap pendopo yang ambruk sudah lapuk. Ada tiang bangunan dan juga bagian kayu penyangga atap yang telah keropos akibat dimakan rayap. "Sudah dianggarkan pada 2023, rencananya dilakukan pembongkaran untuk dibuat taman," ucap Hermawan.

Namun sebelum rencana pembongkaran dilaksanakan, atap pendopo lebih dulu ambruk. Sehingga Bagian Umum Pemkab Gresik mengupayakan percepatan penanganan.  "Kalau bisa nanti akan coba kami geser anggaran untuk 2023 tersebut (agenda pembongkaran), untuk tahun ini. Akan coba kami upayakan," tutur Hermawan.
 

Editor : Agus Ismanto
Bagikan Artikel Ini