Logo Network
Network

Kelola Limbah Konstruksi Jadi Produk Bernilai, PTFI Kembangkan Pusat Transformasi Bersama

Agis
.
Kamis, 02 November 2023 | 10:49 WIB
Kelola Limbah Konstruksi Jadi Produk Bernilai, PTFI Kembangkan Pusat Transformasi Bersama
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, M.Pd. mengunjungi booth PT Freeport Indonesia yang menampilkan produk daur ulang Pusat Transformasi Bersama.

iNewsGresik.id  – PT Freeport Indonesia (PTFI) mengembangkan inovasi pengelolaan limbah konstruksi dari proses pembangunan smelter, melalui Pusat Transformasi Bersama (PTB). Hal ini, sebagai komitmen terus mengedepankan pembangunan berkelanjutan. 

PTB ini merupakan hasil kerjasama antara PTFI dengan Yayasan Takmir Masjid Manyar (Yatamam) dan PT Raya Manyar Persada (RMP) di Desa Manyarejo, Gresik, Jawa Timur.  Sedangkan, fungsi utamanya untuk mengelola sampah daur ulang sementara (temporary recyclable waste transfer facility) dari proyek pembangunan smelter. 

"Fasilitas ini mengupayakan pemulihan material melalui konsep daur ulang sehingga dapat mengurangi sampah anorganik dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," ujar CSR Superintendent PTFI, Nana Suharna, usai meresmikan PTB, Kamis (2/11/2023). 

Kehadiran PTB, lanjut  Nana Suharna, diharapkan dapat memberikan banyak manfaat sosial kepada masyarakat sekitar. PTB melakukan pemilahan dan pengolahan limbah konstruksi secara langsung di lokasi pembangunan smelter. 

"Hasil penjualan produk pengolahan limbah konstruksi yang sudah memiliki nilai tambah ekonomis dilakukan pihak ketiga,” ungkapnya. 

Nana Suharna mengungkapkan salah satu pengelolaan limbah konstruksi yang dilakukan yakni pengelolaan besi sisa tiang pancang, kayu, dan material sisa konstruksi lainnya melalui proses upcycling menjadi produk mebel. 

"Sedangkan, material yang tidak dapat didaur ulang dijual melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bekerja sama dengan PTB dengan harga yang lebih murah," bebernya. 

Dengan demikian, lanjutnya, BUMDes mendapatkan keuntungan untuk meningkatkan potensi UMKM di bawah binaan BUMDes sebagai tambahan modal usaha. "Hasil penjualan material yang tidak layak daur ulang, PTB telah memberikan santunan secara berkala kepada anak yatim, sebagai bagian dari bentuk kerjasama dengan Yatamam,"ungkap Nana. 

Salah satu karyawan PTB, Muhammad Reza,  mengatakan sejak berdiri, PTB telah memberikan santunan kepada 467 anak yatim tersebar di 11 desa, sekitar proyek pembangunan smelter. Sedangkan, produk hasil upcycling yang dikelola PTB didonasikan kepada masyarakat setempat. 

"Meja mengaji berbahan kayu, merupakan produk hasil upcycling yang didonasikan ke masyarakat dan masjid setempat.” ungkap Reza.

Dikatakanya, PTB juga memberikan pelatihan kepada warga setempat yang tertarik beralih pekerjaan dari petani tambak ke pekerjaan yang mendukung industrialisasi. Sejumlah pekerja lokal yang saat ini, bekerja menjadi tukang kayu mendapatkan pelatihan untuk bekerja secara efektif dalam industri baru.

"Dalam jangka panjang, PTB tidak hanya bertujuan mengubah limbah menjadi produk berharga, tetapi juga mengembangkan keterampilan dan kemandirian masyarakat lokal,” pungkas Reza.

Editor : Agus Ismanto

Follow Berita iNews Gresik di Google News

Bagikan Artikel Ini