Logo Network
Network

Sambut Musim Tanam, Warga Bawean Gresik Ramai-Ramai Memandikan Ternak Sapi di Laut

Agis
.
Senin, 12 Februari 2024 | 14:43 WIB
Sambut Musim Tanam, Warga Bawean Gresik Ramai-Ramai Memandikan Ternak Sapi di Laut
Warga menggelar prosesi Rasol yakni ramai-ramai memandikan ternak sapi di laut

iNewsGresik.id - Warga desa Bululanjang, Kecamatan Sangkapura, Kepulauan Bawean Gresik memiliki cara unik menyambut datangnya musim tanam dengan menggelar prosesi Rasol yakni tradisi memandikan ternak sapinya di laut.

Selain sebagai ungkapan puji syukur, prosesi yang rutin digelar saat memasuki musim tanam juga untuk memohon kepada Tuhan yang Maha Esa agar warga selalu diberikan kesehatan, rejeki dan hasil panen yang melimpah. 

Kepala desa Bulunjang, Umar mengatakan tradisi Rasol merupakan prosesi rutin tahunan yang telah berlangsung secara turun temurun, saat memasuki musim tanam

"Tradisi ini sebagai ungkapan puji syukur dan memohon kepada Tuhan yang Maha Esa agar selalu diberikan rereki,kesehatan dan hasil panen yang melimpah," ujarnya, Senin (11/2/2024). 

Prosesi ini, lanjutnya, diawali dengan pengalungan beragam jenis jajanan dan minuman anak-anak di atas punggung ternak sapi. Warga kemudian mengarak ternak sapinya menyusuri pantai.

"Puncak prosesi, warga mulai anak-anak hingga orang tua berebut jajanan sehingga menghadirkan keseruan," terangnya.

Umar menambahkan usai rebutan warga ramai-ramai memandikan ternak sapinya. Momen ini, sangat dinantikan, karena warga bergantian naik punggung sapi menyusuri pantai.

"Oleh karena itu, Kami rutin melaksankan tradisi Rosal. Selain upaya melestarikan tradisi nenek moyang juga memberikan hiburan kepada warga," jelasnya. 

Sementara itu, seorang warga Nanda mengatakan menyukai tradisi Rasol, karena dilaksanakan setahun sekali dan hanya terdapat di kepulauan Bawean. 

"Seru dan menyenangkan. Karena itu, saya selalu menyempatkan pulang kampung saat pelaksanaan tradisi Rasol," ujar warga Bululanjang yang melanjutkan pendidikan di kota Surabaya. 

Menurutnya, tradisi ini menjadi kebanggaan warga karena tetap bertahan di tengah derasnya perkembangan teknologi. "Saya berharap tradisi ini tetap terjaga kelestarianya," tandasnya.

Prosesi Rasol ditutup warga dengan mandi dan makan bersama di pinggir pantai. Warga bertekad melestarikan tradisi ini agar tetap lestari dan menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke pulau Bawean.

Editor : Agus Ismanto

Follow Berita iNews Gresik di Google News

Bagikan Artikel Ini