Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tinjau Smelter PTFI, Komisi VII DPR Soroti Kendala Hilirisasi Pascakebakaran
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Melanda Perusahaan Daur Ulang Plastik di Gresik, Api Muncul dari Lahan Kosong

Minggu, 06 Oktober 2024 | 17:46 WIB
  • author Agis
Kebakaran Melanda Perusahaan Daur Ulang Plastik di Gresik, Api Muncul dari  Lahan Kosong
Petugas Damkarla berjibaku padamkan api

iNewsGresik.id – Kebakaran melanda perusahaan daur ulang plastik UD Devi Diki di Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Minggu siang (6/10). 

Api diketahui mulai muncul dari lahan kosong di sekitar pabrik. Kemudian meluas ke area pergudangan plastik, memicu kepanikan di sekitar lokasi.

Choirul Machmud, Kepala Desa Driyorejo, mengungkapkan bahwa kuatnya hembusan angin turut mempercepat penyebaran api ke kawasan pabrik. 

"Agar api tidak semakin meluas, kami segera melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik," ujarnya.

Kurang dari 20 menit setelah laporan diterima, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit armada pemadam. 

Lepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, Suyono, menyampaikan petugas langsung melakukan size-up di area kebakaran dilanjutkan dengan proses pemadaman yang berlangsung sengit.

"Petugas akhirnya berhasil memadamkan api setelah berjibaku selama lebih dari lima jam, " ujarnya.

Suyono, menambahkan proses pemadaman terhambat karena suplai air yang kurang. Hal ini, memperlambat kinerja petugas di lapangan. 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material masih dalam pendataan, " tegasnya. 

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama di musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran. 

“Kami mengharapkan warga menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari membakar sampah di area terbuka, terutama di sekitar kawasan industri,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tindakan pencegahan adalah kunci untuk meminimalkan risiko kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan dan merugikan banyak pihak.

Editor: Agus Ismanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut