Kisah Peternak Sapi Berhasil Atasi Wabah PMK Menggunakan Ramuan Empon Empon

Agus Ismanto
.
Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:54 WIB
Peternak sapi, Nur Salim, rutin memberikan ramun empon empon untuk meningkatkan daya tahun tubu sapinya.

GRESIK, iNews.id - Ramuan empon empon, kini menjadi menu "andalan" para peternak sapi di desa Berangkal, kecamatan Balungpanggang, kabuaten Gresik. 

Selain efektif meningkatkan imunitas (daya tahan), ramuan tradisional ini, juga berhasil menghantarkan desa di perbatasan Gresik-Mojokerto menjadi desa bebas PMK (Zero PMK). 

Seorang peternak sapi, Nur Salim (51), mengatakan, peternak sapi terbebas dari serangan PMK, setelah rutin memberikan minuman ramuan empon empon. 

Ramuan berbahan kunyit, temu hitam, garam dan telur ayam terbukti ampuh membebaskan peternak sapi dari ancaman virus PMK. 

"Alhamdulilah. Tidak ada sapi yang sakit dan terbebas dari serangan PMK, berkat ramuan empon empon," ujar Nur Salim, kepada wartawan, Kamis (11/8/2022).

Dikatakanya, ramuan empon empon sebetulnya bukan hal baru. Karena sejak leluhurnya, telah memanfaatkan ramuan empon empon untuk ternak sapinya. Namun, warga sudah lama meninggalkan, karena dinilai sudah ketinggalan jaman.

"Nah, sejak wabah PMK melanda, peternak kembali memanfaatkan ramuan empon empon untuk suplemen sapi sapinya," tandas Nur Salim. 

Usaha keras warga, lanjut Nur Salim,  akhirnya membuah hasil. Tidak ada satupun ternak warga yang terserang PMK. Kondisi ini, jauh berbeda dengan peternak dari desa lain yang kewalahan menghadapi wabah PMK.

"Sejak itu, ramuan empon empon menjadi minuman wajib untuk ternak sapi. Minimal 3 kali dalam seminggu," terang peternak yang memiliki 10 ekor sapi di belakang rumahnya. 

Pendapat senada disampaikan Nanik Widayati (45), seorang peternak sapi yang lain. Menurutnya, ramuan empon empon berkhasiat menambah nafsu makan dan meningkatkan daya tahan tubu ternak sapi.

"Kalau sapi doyan makan, maka daya tahan tubuhnya meningkat. Sapi menjadi sehat dan mampu melawan serangan wabah PMK," ujarnya.

Dikataknya, semua peternak sapi di desanya menjadikan ramuan empon empon sebagai minuman suplemen bagi sapi. Selain membuat ramuan sendiri, peternak juga mendapatkan bantuan ramuan empon empon gratis dari pemerintah desa. 

"Bantuan ramuan empon empon gratis dari Pemdes sangat membuat peternak dan menjadi penyemangat untuk menjaga ternak sapi dari ancaman PMK," tandasnya.

Sementara itu, kepala desa setempat, Dodik Setiawan, mengatakan, usaha keras peternak sapi di desanya membuahkan hasil. Tidak hanya sapinya sehat, tetapi juga menghantarkan desa terbebas dari wabah PMK (Zero PMK).

"Alhamdulilah desa berhasil menyandang predikat zero PMK.  Semua ini, berkat usaha keras semua warga," ujar Dodik Setiawan. 

Lebih jauh, Dodik Setiawan, menjelaskan, pemerintah desa mendukung peternak melalui program empon empon gratis. Dukungan pemerintah desa diharapkan membantu warga memerangi PMK, karena sebagian besar warga bekerja menjadi peternak sapi.

"Status Zero PMK, membuat peternak sapi semakin bergairah menekuni usaha ternak sapi sebagai sumber mata pencaharianya," pungkasnya.

Editor : Agus Ismanto
Bagikan Artikel Ini