Majukan Pertanian Indonesia, Petrokimia Gresik Borong 3 Penghargaan di Ajang IQA 2023

Agis
DKU PG, Robby Setia Budi Madjid (dua dari kanan) saat menerima penghargaan atas pencapaian skor tertinggi pada Ajang IQA 2023 di Jakarta

iNewsGresik.id - Petrokimia Gresik menerima Platinum Award dan mempertahankan predikat, "Industry Leader" di ajang Indonesia Quality Award (IQA) 2023. Penghargaan ini, sekaligus menghantarkan Petrokimia Gresik memborong 3 penghargaan dari organisasi yang mendapatkan lisensi dari NIST.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid menyampaikan penghargaan ini menjadi bukti jika Petrokimia Gresik semakin optimal menerapkan kerangka Baldrige Excellence Framework (BEF) dengan mendapatkan skor 706. 

"Atas capaian nilai ini, Petrokimia Gresik menerima penghargaan Platinum Award, yang merupakan prestasi pertama diraih Petrokimia Gresik sejak berpartisipasi di asesmen kinerja unggul," ujar Robby, usai menerima penghargaan, Senin (27/11/2023).

Robby menambahkan untuk kategori Band of Excellence Achievement, Petrokimia Gresik berhasil mempertahankan predikat "Industry Leader" yang telah dicapai sejak tahun 2022 lalu. Menurutnya, terdapat peningkatan skor asesmen Petrokimia Gresik tahun ini dibanding tahun sebelumnya yang mendapatkan nilai 682, sehingga Petrokimia Gresik menerima penghargaan Bronze Award.

"Petrokimia Gresik menjadi satu-satunya perusahaan yang membawa pulang tiga penghargaan sekaligus dalam ajang yang diselenggarakan oleh IQA Foundation ini," ujar Robby.

Implementasi kerangka BEF, lanjutnya merupakan instrumen penting bagi perusahaan untuk memajukan pertanian Indonesia, menjaga ketahanan pangan nasional, serta mendukung Pupuk Indonesia menjadi global company. 

"Salah satu upaya nyata Petrokimia Gresik menghadirkan kinerja unggul di perusahaan adalah melalui segudang inovasi yang telah diakui di tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya Smart Precision Farming yang dihadirkan Petrokimia Gresik untuk masa depan pertanian Indonesia yang lebih modern," pungkas Robby.

Diinformasikan, IQA Foundation didirikan BUMN Executive Club (BEC) pada tahun 2005 untuk mendorong dan memfasilitasi perbaikan kinerja organisasi melalui penerapan kerangka BEF yang dimiliki oleh The National Institute of Standard & Technology (NIST). 

Sejak pertama didirikan, IQA Foundation menjadi satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapatkan lisensi dari NIST. Sebagai apresiasi atas hasil asesmen, IQA Foundation menyelenggarakan IQA 2023.

Editor : Agus Ismanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network