Perupa Gresik Gelar Pameran Seni Rupa 'New Wave" di Vin Autism Gallery Surabaya

Agus Ismanto
.
Minggu, 25 September 2022 | 15:10 WIB
sebanyak 15 perupa Gresik menggelar pameran seni rupa bertajuk 'New Wave" di Vin Autism Gallery, G Walk, Citraland Surabaya

GRESIK, iNews.id - Sebanyak 15 perupa asal Gresik yang tergabung dalam komunitas Gerakan Seni Rupa Gresik (GASRUG) menggelar pameran seni rupa bertajuk 'New Wave' di Vin Autism Gallery, G Walk, Citraland Surabaya. 

Gelaran pameran yang berlangsung selama satu bulan, sejak 24 September hingga 24 Oktober 2022 menghadirkan 15 perupa diantaranya Aam Artbrow, Aly Waffa, Aris Daboel, A. Feri, Didik Triyoko, Joko Iwan, Kak Komang, Mujib Darjo, Riyanto, Rahmad Basuki, Rezzo Masduki, Yoni, Sahlul Fahmi, Subeki dan Sugihartono.

Kurator pameran seni rupa ini, A’ak Nurjaman, dalam katalog  menuliskan pameran ini merupakan ungkapan perupa GASRUG tentang  kondisi manusia sedunia yang dilanda gelombang baru dalam segala lini kehidupan.

"Gelombang itu diawali krisis global dampak pandemi Covid 19. Krisis yang berlangsung selama dua setengah tahun menyebabkan manusia tidak bisa beraktivitas sebagaimana biasanya," urai A'ak Nurjaman, Sabtu (24/9/2022).

Kaum kapitalis memanfaatkan krisis dunia dengan meluncurkan teknologi informasi di dunia pendidikan. Komputerisasi teknologi informasi menjadi sistem baru dunia pendidikan dari mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Pelaksanaan sistem pendidikan, lanjutnya, menggema dan menjelma menjadi mitos -mitos baru yang menghantui setiap orang." Semua manusia, kini dikelilingi, diatur bahkan diperbudak oleh mitos-mitos yang setiap saat berkembang dan bermutasi melahirkan mitos-mitos baru," jelasnya.

A’ak Nurjaman menyebut  karya-karya kelompok GASRUG mengetengahkan beragam inspirasi yang didasarkan pada pengalaman senimannya. Pengalaman merupakan sekumpulan data yang sangat berguna untuk menentukan langkah kita ke depan.

“Seni adalah suatu cara yang paling unik dalam menafsir dan memaknai pengalaman. Perupa GASRUG berpendapat bahwa akhir-akhir ini manusia sedunia sedang dilanda gelombang baru dalam segala lini kehidupan,” paparnya. 

Sementara Ketua GASRUG, Joko Iwan menambahkan pameran ini menjadi ajang pameran bersama komunitas GASRUG di luar Gresik. Sebelumnya, GASRUG juga pernah melakukan pameran bersama di 299@RTLAB dan Galeri Raos, Batu Malang

Dikatakanya, GASRUG terbentuk sejak tahun 2016 dan menjadi wadah perupa Gresik. Sejak itu, rutin setiap tahun menggelar event Gresik Art  di Gresik. Melalui pameran ini, GASRUG  mencoba mengenalkan diri ke luar Gresik. 

"Sebelum di Surabaya ini, kami lebih dulu menggelar pameran di Batu Malang. Semoga setelah ini kami bisa menggelar pameran di kota-kota lain seperti Yogyakarta, Bandung, Jakarta dan Denpasar,” ungkap Joko.
 

Editor : Agus Ismanto
Bagikan Artikel Ini